Minggu, 08 Januari 2017

IBM Tivoli Storage Manager : LAN/WAN backup, ServerFree Backup, LANFree Backup dan Split-Mirror Backup Apa pula itu?





LAN/WAN backup
Kalo dilingkungan LAN/WAN zaman dulu aka tradisional TSM BA (Backup and Archieve) akan membaca data dari disk yang terpasang secara lokal dan kemudian mengirimkannya melalui LAN ke TSM Backup server seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Server menerima data kemudian menuliskannya ke storage pool bisa tape, disk, atau media optik tentunya berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan dan konfigurasi server. Data dibaca dan ditulis oleh TSM klien dan TSM Server. Selain itu, informasi kontrol juga dikirim melalui LAN kepada TSM server.
SAN (LAN-free) backup topology
Teknologi SAN menyediakan jalur alternatif (path) untuk pergerakan/aliran data antara 
klien TSM dan server. Sumber penyimpanan bersama (disk, tape) dapat diakses baik oleh 
klien maupun server melalui SAN. Aliran data dimuatkan  dari LAN dan dari prosesor server 
dan memungkinkan untuk skalabilitas yang lebih besar. LAN free backup mengurangi beban 
pada LAN dengan diperkenalkannya Storage Agent. Storage Agent dapat dianggap sebagai server 
TSM kecil (tanpa database atau Recovery Log) yang diinstal dan dijalankan pada mesin klien. TSM.

Storage Agent menangani komunikasi dengan server TSM melalui LAN tetapi mengirim data 
secara langsung ke perangkat tape SAN terpasang (SAN attached tape devices)
meringankan/membebaskan server TSM dari transfer I/O yang sebenarnya. Environment  
LAN-Free backup  dapat dilihat pada gamabar di bawah.
 

Server-free backup
Kemampuan server-free backup/restore diperkenalkan ke IBM Tivoli Storage 
Manager (TSM) pada Versi 5. Dalam environment server-free backup data 
dicopy langsung dari disk SAN attached TSM klien ke SAN attached tape 
drive melalui SAN Date Gateway Data mover seperti yang ditunjukkan gambar
 di bawah ini. Storage Agent yang tadinya digunakan dalam backup LAN free 
menjadi tidak digunakan. Aliran data sebenarnya dilakukan oleh SAN Data 
Gateway (SDG) atau perangkat serupa pada SAN. Oleh karena itu, baik TSM 
klien maupun server  tidak perlu membaca dan menulis data sama sekali. 
TSM server mengirimkan perintah ke perangkat SDG untuk memberi tahu  blok 
mana saja  yang berpindah dari SAN attached disk ke SAN attached tape drive
 Data sebenarnya dicopy bukan dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain. 
 Hal ini berarti memberikan overhead yang kecil untuk backup  dan restore  
dengan volume data yang besar.
 
 
Hanya volume image dan bukan individual file yang dapat dipindahkan oleh  
Server-free Data Movement. Data ditransfer blok demi blok ketimbang dengan 
file I/O. Baik Raw dan NTFS volume dapat dibackup dengan menggunakan  
Server-free Data Movement. Data yang telah dibackup menggunakan Server-free 
Data Movement dapat direstore melalui LAN-free path,atau melalui LAN itu 
sendiri. Akibatnya mengurangi penggunaan CPU di klien dan TSM server.
 
Penggunaan SCSI-3 extended copy command menyebabkan data  ditransfer secara  
langsung antara perangkat di dalam SAN atau SCSI bus. Data mover harus 
mendukung SCSI-3 Extended COPY command, yang sesuai dengan standar ANSI 
T10 SPC-2. Perangkat Data mover bisa berada di mana saja di SAN, tetapi 
harus mampu untuk mengatasi LUN (logical Unit Numbers) baik untuk disk 
 maupun perangkat tape  dimana data itu dialirkan diantara keduanya.
 

 
Split-mirror/point-in-time copy backup using SAN
Backup split-mirror/point-in-time terjadi ketika copy volume  yang dihasilkan 
oleh OS mirroring atau hardware dibantu fungsi copy instan (seperti yang 
ditemukan pada banyak sistem penyimpanan saat ini). Metode backup seperti 
hampir menghilangkan dampak kinerja terkait backup pada production host
Pendekatan ini difasilitasi dan secara otomatis oleh TSM untuk komponen 
 hardware dengan mengintegrasikan fungsi Enterprise Storage Server FlashCopy 
IBM dengan kemampuan perlindungan TSM dan untuk Oracle, R / 3, dan DB2. 
Demikian juga, EMC Symmetrix TimeFinder terintegrasi dengan IBM TSM dan 
 memiliki kemampuan untuk memproteksi Oracle dan R / 3. Prosedur copy-backup 
ini menambah nilai untuk penyimpanan dan prosedur backup karena membantu 
memastikan bahwa aplikasi penting dapat terus berjalan 24 x 7 dengan minimal 
dampak terkait backup.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar